TEORI
PERMAINAN SENJI28
Tuntutan zaman dan
semakin ketatnya persaingan di dunia usaha membuat dan mengharuskan seseorang
atau suatu kelompok atau sebuah perusahaan untuk terus melakukan inovasi dalam
segala bidang; baik outputnya (dalam hal ini barang atau jasa), pelayanan
maupun konsep pemasarannya (marketing).
Pada kesempatan ini,
perkenanankan saya Sena Pamuji menawarkan sebuah konsep baru system pemasaran (mungkin)
karena selama ini saya belum pernah menemukan konsep pemasaran seperti yang
akan saya tawarkan berikut ini.
Pada awalnya konsep
yang saya buat ini hanya sebuah permainan sebagai sarana hiburan semata. Tetapi
setelah dikaji lebih lanjut, ternyata ada sebuah potensi yang dapat dikaji dan
dimanfaatkan untuk lebih lanjut.
Bagaimana konsep
tersebut? Ada baiknya jika saya paparkan dahulu konsep pemasaran yang sudah ada
sebelum dikembangkan dengan konsep awal. Kira-kira begini, beberapa waktu lalu
saya mengunjungi sebuah akun jejaring social yang sudah tidak asing lagi yaitu
twitter. Ketika saya mengunjungi akun suatu komunitas tertentu, sang pengelola
akun menyatakan bahwa akan membuka sesi tanya-jawab atau interaksi dengan para
followernya jika sudah mencapai jumlah tertentu. Peristiwa yang kedua, di akun
yang berbeda terjadi hal yang sama. Hanya saja kali ini pengelola akan
memberikan hadiah tertentu kepada followernya jika sudah mencapai jumlah ‘katakan
15000’. Tentu saja cara ini cukup efektif untuk mencari konsumen jika yang
melakukan hal ini adalah sebuah perusahaan yang berorientasi profit.
Dari kedua kejadian
tersebut saya mencoba mengembangkan sebuah permainan yang hampir serupa tetapi
jelas berbeda. Jika kedua peristiwa di atas hanya menargetkan jumlah tertentu
sebagai targetnya maka dalam permainan saya tidak hanya menargetkan saja tetapi
Anda diharuskan untuk bertahan dan menyerang atau memakan dan dimakan.
Apa saja yang
diperlukan dalam permainan ini?
-
Telepon genggam(HP) atau PC atau Laptop
atau Tablet atau Gadget yang dapat terhubung dengan intenet.*
-
Koneksi Internet*
-
Sebuah akun jejaring social (dalam kasus
saya twitter) tetapi tidak mustahil jika permainan ini diterapkan pada jejaring
social yang lainnya, seperti facebook atau yang lainnya.*
-
Jaringan
pertemanan yang cukup luas.
-
Strategi, taktik, dan intuisi yang hebat
dan kuat untuk jadi pemenangnya
Ket. *unsur yang sangat diperlukan
Bagiamana konsep ini
bekerja? Dalam kasus saya, saya menawarkan hadiah 100ribu rupiah untuk 2 orang
pemenang, yakni follower ke-500 atau 1000 dari jumlah pengikut yang mengikuti
akun toko online saya di twitter.
Lantas apa yang
membedakan dengan konsep yang sudah ditawarkan di atas? Jelas berbeda, jika
konsep di atas mungkin tidak mengembangkan seseorang untuk lebih berpikir
kreatif lagi. Tetapi kami mencoba membuat seseorang untuk menjadi lebih
kreatif, beberapa komentar yang saya terima adalah “Nanti aja tunggu sampai
pengikutnya 499 atau 999” itu sah saja, hanya saja dalam permainan ini mereka
yang menjadi pengikut di awal belum tentu tidak memiliki kesempatan untuk
menang. Mereka yg mengikuti di awal bisa saja hanya pemancing dan pemanis,
mereka bisa melakukan unfollow terhadap akun tersebut pada saat tertentu, lalu
kembali mengikuti pada saat timingnya dirasakan pas sesuai dengan perhitungan
mereka.
“Dorr” ketika tepat dan
tidak melakukan kecurangan apapun maka dialah sang pemenang dan berhak atas
hadiah yang dijanjikan oleh kami di awal. Yang tidak diperbolehkan dalam
permainan ini adalah melakukan kecurangan dengan aplikasi tertentu untuk
menggaet massa demi kepentingan individu tertentu. Katakan A menggunakan
aplikasi untuk memperbanyak pengikut terhadap akun yang menyelenggarakan acara
(±hingga 499 pengikut) kemudian ia menjadi pengikut ke-500 dan berharap menang.
Jika itu yang terjadi maka kami memohon maaf bahwa hal tersebut dinyatakan
melanggar aturan dan hadiah akan batal untuk diberikan. Maka di sini kami
menganjurkan agar bermain fair dan bersikap sportif!
Apa yang menjadi
kelebihan system ini?
-
Untuk sebuah perusahaan tentu konsep ini
akan menjadi media pemasaran yang tepat sasaran dan berbiaya rendah, karena
perusahaan hanya perlu menyediakan sejumlah uang untuk jumlah kontestan
tertentu yang diinginkan. (Tentulah hal ini akan menjadi lebih baik karena
dengan sendirinya konsumen akan berlomba untuk mempromosikan produk demi mendapatkan
hadiahnya).
-
Menjadi media komunikasi yang baik
karena perusahaan akan langsung berinteraksi dengan konsumennya.
-
Loyalitas pelanggan. Tentu untuk sebuah
kepercayaan yang diberikan oleh konsumen ada biaya yang harus dikeluarkan oleh
perusahaan.
Lalu
apa saja yang menjadi kelemahan dari system pemasaran ini?
-
Kepercayaan konsumen, hal ini merupakan
tantangan terbesar yang akan dialami oleh pihak-pihak yang menjalankan konsep
ini.
Jadi
sistem yang saya tawarkan ini, selain sebagai media hiburan tetapi ada unsur amal
dan kerja kerasnya juga. Selain itu media yang sangat tepat untuk perusahaan
dalam mempromosikan usahanya. Sistem ini juga sedang mengalami pengembangan dan akan terus diperbaiki. Jika ada saran dan kritik mohon disampaikan ke pengelola blog ini.
Terima kasih
“Selain strategi yang tepat, keberuntungan
mutlak diperlukan”
No comments:
Post a Comment