Friday, April 12, 2013

Pertumbuhan Ekonomi dan Sumber Daya Alam

Hallo semuanya.. sudah lama rasanya tidak posting lagi di blog ini..
;))
Pada kesempatan ini saya mau coba posting tugas mata kuliah ekonomi pembangunan yang tempo hari diberikan.
Posting berikut merupakan resume materi Pertumbuhan Ekonomi dan Sumber Daya Alam yang diambil dari beberapa sumber sekaligus ditambahkan opini penulis.
Selamat membaca!

"Pertumbuhan Ekonomi dan Sumber Daya Alam"
Untuk beberapa orang mungkin akan bertanya mengenai kaitan antara pertumbuhan ekonomi dengan sumber daya alam. 
Sebelum itu, ada baiknya penulis uraikan mengenai konsep pertumbuhan ekonomi, pemikiran para tokoh dan indikatornya.
Konsep pertumbuhan ekonomi menurut Prof Boed. adalah proses kenaikan output per kapita dalam jangka panjang. Sedangkan teori pertumbuhan ekonomi bisa saja didefinisikan sebagai penjelasan mengenai faktor-faktor apa yang menentukan kenaikan output per kapita dalam jangka panjang dan penjelasan mengenai bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi satu dengan yang lain, sehingga terjadi proses pertumbuhan (Boediono, 1982).
Tercatat ada beberapa tokoh yang mengemukakan dan mengembangkan tentang teori pertumbuhan ekonomi, adapun di antaranya:
- Rostow, menurutnya terdapat lima tahapan pertumbuhan ekonomi: Tahap pertama, masyarakat tradisional (ditandai dengan lebih dari 75% penduduknya bekerja di sektor pertanian). Tahap kedua, prasyarat untuk tinggal landas (ditandai dengan terjadinya perluasan/peningkatan proses industrialisasi). Tahap ketiga, tahap tinggal landas (di mana pada tahap ini terjadi perubahan radikal dalam bidang teknologi dan terjadi dalam jangka pendek atau +/- 2 tahun). Tahap keempat, tahap menuju kedewasaan (ditandai dengan adanya pemanfaatan teknologi modern dalam pemanfaatan SDA, pertumbuhan ekonomi stabil, dan basis ekonomi yang kuat). Tahap kelima, masa ekonomi tinggi (ditandai dengan terjadinya pergeseran dari produksi ke konsumsi, tingkat kemakmuran meningkat dan peningkatan pertumbuhan penduduk).

- Teori Pertumbuhan Adam Smith.
Teori menjelaskan pertumbuhan ekonomi ditandai oleh dua faktor yang saling berkaitan yaitu pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan output total. Di mana pertumbuhan output yang akan dicapai dipengaruhi oleh 3 komponen, sebagai berikut: 
  • Sumber Daya Alam
  • Tenaga Kerja(Pertumbuhan penduduk)
  • Jumlah Persediaan
- Robert Sollow
Sollow merupakan peraih nobel di bidang ilmu ekonomi pada tahun 1987. Ia menekankan perhatiannya pada pertumbuhan output yang akan terjadi atas hasil kerja dua faktor input utamanya, yaitu: modal dan tenaga kerja.

- Harrold Domar
Harrold dan Domar(1947) mengemukakan bahwa pertumbuhan ekonomi akan terjadi apabila ada peningkatan produktivitas modal dan produktivitas tenaga kerja.

- Schumpeter
Menurut ia pertumbuhan ekonomi suatu negara ditentukan oleh adanya proses inovasi-inovasi (penemuan-penemuan baru di bidang tenologi produksi) yang dilakukan oleh para pengusaha. Tanpa adanya inovasi, sulit bahkan mungkin tidak akan terjadi pertumbuhan ekonomi.

Untuk mengetahui adanya pertumbuhan ekonomi suatu negara, maka menurut Suparko dan Maria dapat digunakan indikator, di antaranya:
  • Produk Domestik Bruto(PDB). PDB adalah jumlah barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu negara dalam waktu setahun. Untuk tingkat nasional disebut PDB atau GDP sedangkan untuk tingkat daerah (Provinsi atau Kabupaten-Kota) disebut Produk Domestik Regional Bruto(PDRB).
  • PDB per kapita atau Pendapatan Per Kapita. Indikator ini digunakan untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi dengan cara membagi PDB dengan jumlah penduduk.
Dari konsep pertumbuhan ekonomi yang sudah diuraikan di atas bahwa pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan output per kapita dalam jangka panjang. Terdapat makna bahwa sumber daya alam sangat berpengaruh sekali, bagaimana mungkin menghasilkan output berupa barang tanpa adanya sumber daya alam. Sulit dibayangkan bukan? Untuk itu sumber daya alam menjadi faktor yang sangat penting karena ia adalah salah satu unsur utama dalam proses produksi. Karena begitu pentingnya sumber daya alam, bannyak pihak yang terus-menerus mencari dan menggali sumber daya bahkan sampai yang belum ditemukan. Mereka berlomba-lomba melakukan hal tersebut bahkan menjurus pada eksploitasi secara besar-besaran terhadap sumber daya tersebut. 
Dengan alasan bahwa adanya kelangkaan faktor produksi sedangkan keinginan manusia yang tidak terbatas upaya tersebut terus dilakukan. Padahal Allah sudah menjamin ketersediaan semua hal yang dibutuhkan demi kelangsungan hidup manusia(Q.S 31:20). Seharusnya dengan jaminan tersebut para pelaku ekonomi turut memperhatikan keberlangsungan proses pembangunan untuk generasi selanjutnya. 
Perhatian tersebut juga tercermin dalam agama Islam, yang dinyatakan dalam Q.S 21:107 mengenai keseimbangan lingkungan.

Adapun macam-macam sumber daya alam, antara lain:
  • Sumber daya alam yang tidak dapat habis (meliputi: udara, energi matahari)
  • Sumber daya alam yang dapat diganti atau diperbaiki (air bersih dan hutan)
  • Sumber daya alam yang tidak dapat diganti maupun diperbarui (meliputi minyak bumi, pertambangan dan mineral).
Terakhir penulis mau mengutip keprihatinan yang disampaikan oleh Todaro.
Menurut Todaro, tantangan lingkungan hidup paling besar yang akan dihadapi oleh negara berkembang pada beberapa dekade mendatang bersumber dari kemiskinan. 
Di mana tantangan tersebut meliputi ancaman terhadap kesehatan penduduk yang diakibatkan oleh terbatasnya sanitasi dan air bersih, polusi udara, penggundulan hutasn dan pengikisan kualitas tanah.

Daftar Pustaka:

Chendrawan, Tony S. 2012. Diktat Perekonomian Indonesia. Jakarta
Kuncoro, Mudrajad. 2010. Ekonomika Pembangunan. Jakarta: Penerbit Erlangga
Todaro, Michael P. Ekonomi Pembangunan. Ed. kedelapan  
 Internet:
http://id.scribd.com/doc/13055175/TUGAS-Makalah-Pertumbuhan-Ekonomi, diakses pada tanggal 8/4/2013 pkl 13.30wib
http://kurniawanbudi04.wordpress.com/2013/02/17/sumber-daya-alam-makalah-ekonomi-pembangunan/


No comments:

Post a Comment