Showing posts with label Thriller. Show all posts
Showing posts with label Thriller. Show all posts

Monday, August 11, 2014

Helldresser movie


Sinopsis:
Kehidupan mereka yang mati akan menjadi milik orang yang membunuh dan mempersembahkan jiwa-jiwanya pada kuasa hitam. Sebuah rumah besar yang dijadikan guest house berikut salon di dalamnya, menjadi salah satu dari tempat yang mengantarkan dan memberikan kematian. Guest house itu milik seorang perempuan tua yang ditemani para abdi setianya. Mereka akan selalu menjadi petaka bagi orang-orang yang terlanjur masuk dan menetap di sana. Pembunuhan demi pembunuhan terus dilakukan untuk memuaskan obsesi hidup abadi yang ingin diraih perempuan tua yang tak pernah bicara.

Trailer: http://www.youtube.com/watch?v=60AeBx12SJM

Produser: Rudi Soedjarwo & Tyas Abiyoga
Sutradara: Otoy Witoyo
Penulis Skenario: Anggi Septianto
Director Of Photography: Arfian
Chief Lighting: Makho Ngehe
Editor: Indra I. Rakatiraina
Music Scoring: Hugo Agoesto

CAST
Adimas Suranta | Benedict Pradana | Dina Triana | Dan Sinaga | Hadiansyah Sinclair | Ibramsyah Citraputra | Megi W. Rachma | Mizam Fadilah Ananda | Nofrian Saputra | Ryuchila Harum | Shelly Meidina | Uci Hoediono | Uke Senjaya | Vika Yeni | Nevy Helma | Yoga Fernando | Zullyus Panji | Jiro Danusastro | Aldi | Restu Sang Fajar | Sena Pamuji | Yohanes Dwi Cipta | Meike Djuaeni | Osh Indah | Debby Zulaika | Samantha Silvia Putuhena | Indra I. Rakatiraina | Rachel Tri Lestari | Delis Hoeriah | Done Priatna | Diya Septi Nurlela

Follow us @helldresser

IN CINEMAS 2014

Sunday, February 16, 2014

Malam tak Berujung Bagi Bayu (Pengenalan Tokoh)

1. Bayu (23 th) 
Ket. Mahasiswa tingkat akhir fakultas media rekam, jurusan televisi di suatu perguruan tinggi di Yogya. Tegas, keras, playboy, pernah pacaran dengan Caroline dan adiknya (Clara), penyebab utama Clara depresi dan akhirnya meninggal. Ia menjadi playboy karena sebenarnya dia hanya menyukai Riana tapi tidak pernah direspon, sehingga setiap pacaran dia selalu mencari sosok yang mendekati Riana.
Walau nakal tapi sangat peduli dengan sahabatnya; Riana, Anto, Ferdi dan Miko. Hal itu terlihat ketika ia mengetahui apa motif Viola dan Nadia untuk menjadi pacar Ferdi dan Miko, ia sangat marah setelah mendengar pengakuan mereka.
Bayu dan Anto adalah orang-orang yang berhasil lolos dari pembunuhan yang dilakukan oleh si topeng kera tetapi pada akhirnya menjadi pelaku pembunuhan Caroline walau sebenarnya ia tidak melakukannya. 

2. Riana (23 th)
Ket. Menarik, kulit cokelat, rambut lurus sebahu, aksen Surabaya, Independen, teguh pendirian.
Mahasiswa tingkat akhir fakultas media rekam, jurusan televisi di suatu perguruan tinggi di Yogya. Sahabat Bayu Anto, Ferdi dan Miko, Riana juga bersahabat dengan Clara, bukan dari keluarga kaya, Sangat terkesan dengan sosok Miko karena menurutnya Miko itu baik dan pintar tetapi semua berubah setelah ia mengetahui hal yang selama ini disembunyikan oleh Miko.
Sangat menyesal ketika mengetahui sahabat terbaiknya(Clara) meninggal dengan nasib yang sangat tragis, padahal Clara lah satu-satunya orang yang selalu membantunya ketika mendapatkan kesulitan.

3. Clara (21 th)
Ket. Cantik, putih, tidak terlalu tinggi, rambut berombak, lemah-lembut, perasa.
Adik Caroline; meninggal dengan tragis karena depresi setelah diolok-olok oleh Anto, Ferdi, Viola dan Nadia; pacar Bayu. Sangat cinta dengannya tapi sayang Bayu tidak pernah beryukur mendapatkan sosok seperti Clara.
Kakak-beradik dengan Caroline tapi tidak tinggal serumah karena setelah perceraian orang tuanya, Clara ikut dengan ayahnya. Tetapi semenjak ayahnya menikah lagi, ia memutuskan untuk tidak ikut ayahnya dan tinggal sendiri.
Sahabatan dengan Riana, peduli dengannya. Terbukti ia selalu membantu Riana ketika mendapatkan kesulitan, satu-satunya orang yang membantu Riana secara finansial.

4. Caroline (24  th)
Ket. Cantik, tinggi, rambut panjang dan lurus, pintar orasi.
Kakak Caroline. Sejak orang tuanya bercerai Caroline memutuskann untuk ikut ibunya menetap di Australia dan merawat sang ibu yang sudah mulai sakit. Pernah pacaran dengan Bayu ketika masih di SMA, orang yang paling tau seberapa brengseknya Bayu. Walau kakak-beradik dengan Clara tetapi Caroline tidak menceritakan sosok Bayu kepada sang adik.
Merasa bersalah ketika tau adiknya pacaran dengan Bayu dan menaruh dendam kepada sang mantan pacar karena ia berpikir bahwa Bayulah penyebab utama kematian adiknya.
Aktivis kesetaraan gender.

5. Miko (22 th)
Ket. Tampang gamer, kulit sawo matang, tidak terlalu tinggi, polos, lugu, baik, aksen jawa yogya.
Sahabat Bayu, suka dengan Riana tapi tidak berani mengungkapkannya dan akhirnya memilih mencintai Riana dalam diam. Orang yang sekaligus mengetahui bahwa Bayu juga memiliki perasaan kepada Riana sehingga ia memilih untuk mengalah karena jika memaksa sekalipun ia tidak akan menang berkompetisi dengan Bayu. 
Miko merupakan pacar dari Nadia tetapi hubungan mereka ternyata hanya kamuflase saja, Miko yang polos hanya dimanfaatkan Nadia agar dirinya bisa dekat dengan Bayu, Mikopun merasakan adanya sebuah rahasia yang ditutupi oleh Nadia.
Sejak bertemu dengan Caroline, Miko mulai jatuh cinta pada pandangan pertama. Pangkal Riana sakit hati pada Caroline.

6. Ferdi (23 th)
Ket.  Menarik, kulit sawo matang, tidak terlalu tinggi, aksen jawa yogya.
Sahabat Miko hanya karena ingin memanfaatkan kepintaran dan uangnya semata. Pacar Viola walau keduanya saling tidak mencintai, hanya untuk senang-senang. 
Orang yang mengolok-olok Clara hingga depresi dan meninggal.

7. Anto (23 th)
Ket. Aksen Batak, kulit sawo matang, badan tegak, tinggi, sedikit pemarah.
Sahabat Bayu dan yang lainnya. Hidupnya hanya untuk senang-senang, suka "jajan", menjadi orang yang lolos dari sasaran si topeng kera tetapi seolah-olah menjadi tersangka pembunuh Caroline.
Orang yang memberikan usulan kepada Viola dan Nadia agar mereka berdua pura-pura pacaran dengan Ferdi dan Miko agar bisa selalu dekat dengan Bayu.

Saturday, February 15, 2014

Malam tak Berujung Bagi Bayu (scene 21-37, The End)


21. INT. KAMAR RIANA. HOTEL. CIREBON. MALAM
Cast                : Riana.
Riana menangis dan mengamuk, serta menyobek foto-foto Miko dari dalam tasnya dan melemparkan laptopnya hingga rusak.
OS MIKO
[ Teriak ]
Riana, kita harus bicara, aku ngerti perasaan kamu.
RIANA
Pergi…!!!

MIKO
[Bersandar di pintu, menyesal]

22. EXT. KORIDOR. KAMAR RIANA. HOTEL. CIREBON. MALAM
Cast                : Ferdi, Miko.
Ferdi yang tadi jatuh tersungkur karena tendangan Miko berusaha bangkit dan menuju ke pintu untuk melihat situasi, tampak Miko sedang bersandar di depan pintu kamar Riana. Melihat keadaan Miko seperti itu, Ferdi langsung mengacungkan jari tengah ke arah  Miko dengan wajah puas.
FERDI
Mampus lo! Emang enak!
[Mengacungkan jari tengah]
 Tampak Miko merasa bersalah, Ferdi menatapnya dengan tajam, kemudian segera menutup pintu kamarnya.
23. EXT. ESTABLISH KOTA CIREBON. MALAM
Cast                : -
Suasana Kota Cirebon di malam hari.
24. INT. KAMAR ANTO/BAYU. HOTEL. CIREBON.MALAM
Cast                : Bayu
Bayu masih terus bingung sehingga tidak bisa tidur karena merasa bersalah pada Caroline dan adiknya, Clara. Bayu hanya membuka laptop dan membuka gallery fotonya, mengenang kembali saat dirinya bersama Caroline dan masa-masa indah yang dilalui bersama Clara. Sesekali ia menggerakkan mousenya, mencari file-file/berita seputar pergerakan Caroline. Penasaran mengenai perjuangannya untuk membela kesetaraan kaum perempuan(baik yang normal maupun yang lesbian), malampun semakin larut Bayupun terasa ngantuk di kursinya.
25. EXT. ESTABLISH HOTEL. CIREBON. MALAM
Cast                : -
Suasana depan hotel yang terlihat malam dan sepi.

26. INT. KAMAR VIOLA/NADIA. HOTEL. CIREBON. MALAM
Cast                : Anto, Nadia.
Anto dan Nadia terlihat lelap dan tak berpelukan, posisi mereka saling membelakangi, sebuah pisau yang sama dilakukan Caroline ke Bayu terlihat, masuklah seseorang yang tingginya sama dengan Caroline menggunakan topeng kera, tangan masuk menutup mulut Nadia, Nadia berusaha berontak, ia terbangun, dengan cepat tangan si topeng kera ini membekap mulutnya menusukkan pisau ke  perutnya Nadia. Mendadak si topeng kera ini melihat gelagat Anto yang hendak terbangun juga, buru-buru si topeng kera ini keluar kamar, rupanya Anto masih pulas dalam tidurnya.

27. INT. KAMAR RIANA. HOTEL. CIREBON. MALAM
Cast                : Viola, Riana
Viola yang baru saja ditolak oleh Bayu memutuskan untuk tidur di kamar Riana karena malu dengan Nadia. Di lain pihak, Riana yang sedang patah hati dengan Miko menulis sebuah surat dan menitipkannya kepada seorang office girl untuk diberikan kepada Bayu keesokan harinya. Riana yang patah hati memutuskan untuk menenggak racun. Tidak lama sesosok misterius masuk ke kamar mereka, dengan cepat si topeng kera mencekik Viola hingga tidak bisa bernafas karena tidak menemukan Riana di sebelah Viola, lantas si topeng kera menuju ke toilet hotel dan kaget ketika melihat calon korbannya ternyata sudah bunuh diri terlebih dahulu. Dianggap sudah mati, tubuh Riana tidak didekati oleh si topeng kera dan ia bergegas meninggalkan kamar tersebut.
28. INT. KAMAR VIOLA/NADIA. HOTEL. CIREBON. PAGI
Cast                : Anto, Nadia
Jam alarm hapenya Anto bunyi, Anto mulai membuka matanya, berusaha membangunkan Nadia yang berada di sebelahnya, iapun terkejut ketika melihat kematian Viona, Anto bergegas menuju kamarnya dan membangunkan Bayu.
29. INT. KAMAR BAYU/ANTO. HOTEL. CIREBON. PAGI
Anto panic, berlari ke kamar Bayu. Segera memeriksa dan memberitahukan kematian Nadia
ANTO
[ Panik ]
Bayu, Bayu. Bangun kau, kau jangan pura-pura tidur, tega ya kau!!
[Menggedor pintu kamar]
Bayu bangun, Bayu pun menuju ke arah sumber keributan. Membuka pintu kamar.
                                                BAYU
                                                [Mengucek-kucek mata dan menguap]
Ada apa sih, To? Pagi-pagi udah ribut aja? Hoaaaam…
ANTO
[ Kesal ]
Alahmak, jangan berakting kau, kenapa kau bunuh Nadia?
Bayu terlihat bingung dengan ucapan Anto, belum sempat menjawab ia keburu ditarik oleh Anto ke kamar Nadia. Bayu sangat kaget melihat kematian Nadia. Saat melihat kondisi Nadia yang memprihatinkan, yang pertama kali muncul di pikirannya adalah Riana. Takut-takut terjadi sesuatu pada dirinya, tanpa pikir panjang Bayu langsung segera menuju kamar Riana. Bayu berlari, disusul dengan Anto. Anto  yang sudah keluar kamar, terhenti karena lupa mengambil kunci kamarnya, kemudian berlari ke kamarnya kembali.
30. EXT/INT. KORIDOR. KAMAR RIANA/NADIA. HOTEL. CIREBON. PAGI
Cast                : Bayu, Anto, Riana, Viola
Anton berlari ke kamarnya, dan merasa lega ketika Nadia masih berada tempatnya, kemudian mengambil kunci kamarnya dan mengunci pintu kamarnya, kemudian berlari ke kamar Miko dan Ferdi.
Pintu kamar Riana ternyata tidak terkunci, Bayu langsung menerobos masuk. Betapa terkejutnya ternyata Riana yang dicintainya sudah tergeletak di toilet hotel, Bayu tidak menyangka bahwa Viola juga sudah tergeletak tak bernyawa di tempat tidur.
31. INT. KAMAR FERDI/MIKO. HOTEL. CIREBON. PAGI
Cast                : Anto, Bayu, Miko, Ferdi.
Setelah dari kamar Riana, Bayu berlari ke kamar Miko karena kaget mendengar telpon dari Anto bahwa dirinya melihat Miko dalam keadaan berdarah, keduanya meneriaki, mencari keberadaan Ferdi, terdengar suara kran kamar mandi, keduanya berlari ke kamar mandi, tak taunya Ferdi di bathtub dengan air yang berlumuran darah.

32. EXT/INT. KORIDOR. KAMAR BAYU/ANTO. HOTEL. CIREBON.PAGI
Cast                : Anton, Bayu, Miko, Fendi.
Bayu dan Anto kembali ke kamar mereka, merasa bingung dengan semua ini. Mereka mencoba untuk tenang dan mengunci pintu kamarnya.
BAYU
Percuma lo kunci pintu semuanya, penjahat akan lebih cerdik ketimbang korbannya.
ANTO
Itu karena  kau penjahatnya!!
Anto terlihat makin takut, keduanya saling curiga dan saling pandang.
33. EXT/INT. JALANAN KOTA. DALAM MOBIL. CIREBON. PAGI
Cast                : Caroline, Imelda, Sopir.
Caroline & Imelda berada di dalam mobil menuju apartemennya.
IMELDA
Kakak yakin akan tinggal di Aussie dua tahun ke depan? Ini kesempetan kak Aline untuk balas dendam sama Bayu. Dia yang udah menyebabkan semua ini kan? Atau kalau kak Aline masih ada hati sama dia, ini kesempatan kakak untuk balikan sama bajingan itu.
CAROLINE
Balas dendam? Ga sampai segitunya sih aku dendam sama dia. Aku Cuma mau terror aja biar dia juga merasakan ketakutan dan kesedihan yang dialami sama Clara.
[cont.]
Kalau untuk alasan cinta eggaklah Mel, kalau Clara nggak dapetin Bayu, berarti aku juga. Lagipula aku udah tau seberapa busuknya dia, udah terlalu banyak rasa pahit yg dia berikan. Jadi betapapun cintanya aku dengannya, itu hanya masa lalu aja.
IMELDA
Aku kan udah pernah bilang sama kakak, jangan peduliin apa kata orang, bagaimanapun masa lalunya kalau kakak masih mencintainya apapun dia, seburuk apapun dia. Bukannya masih berhak dapat kesempatan kedua ya?
CAROLINE
Nggaklah, kakak mau fokus sama jagain bude di aussie sampai sehat.
IMEY
Trus soal gerakan kakak?
CAROLINE
Sekali kakak berbuat, akan seterusnya kakak ngelakuin, apapun risikonya, kakak nggak peduli, aku sayang sama Clara, aku cinta sama gerakan aku, cinta membuat kita jadi pembunuh, orang-orang cinta pada kepentingannya, orang-orang cinta pada komunitasnya, orang-orang cinta pada keyakinannya, orang-orang cinta pada kelompoknya, dan mereka siap jadi pembunuh karena rasa cinta itu, dan tanpa berada di Indonesia kakak bisa bergerak. Aku akan melupakan Bayu, demi rasa cinta aku sama gerakan perempuan yang aku bangun. Demi Clara juga.

Imelda hanya terdiam. Mobil melintasi dan terlihat Riana berjalan di trotoar ke arah apartemen Caroline.
34. EXT/INT. KORIDOR. KAMAR ANTO/BAYU. HOTEL. CIREBON. PAGI
Cast                : Anto, Bayu, Office Girl.
Anto bingung, Bayu juga terlihat bingung dan panik, keduanya juga merasakan bahwa mayat-mayat itu sudah mulai mengeluarkan bau tanpa tau bahwa hanya tubuh Riana saja yang sudah tidak berada di sana
BAYU
Lo harus percaya sama gue To, gue nggak membunuh mereka.
ANTO
Yach, aku percaya itu, tapi tak percaya juga sih. Sebab hanya kau yang sendirian semalam.
BAYU
Eh, jangan sembarangan ngomong To. Bisa aja lo kan yang membunuhnya?
ANTO
Ngomong apa kau? Tak ada kepentingan aku bunuh mereka.
BAYU
Trus kalau gue punya kepentingan, trus apa hubungan sama Ferdi atau Miko?
ANTO
Apalagi aku, tak pernah punya masalah aku sama mereka, trus siapa kalau bukan di antara kita, kita semua orang-orang yang berusaha menikmati masa muda, hidupnya pun tak jelas, kampus hanya bagian alibi agar bisa mendapat lebih banyak uang dan perempuan.
BAYU
[ Berpikir dan menerka-nerka ]
Kalo gue curiga sama Caroline…tapi kenapa harus bunuh juga Ferdi dan Miko?
ANTON
Itu tak mungkinlah si Caroline itu bunuh mereka, trus bagaimana menurut kau kalau curiga sama Riana?
BAYU
Riana? Dia kan juga menjadi korban, To…!
Trus apa hubungannya sama Viola & Nadia, secara mereka berteman baik, nggak mungkinlah itu, dan apa hubungannya sama Ferdi ato Miko?

Keduanya bingung, tiba-tiba terdengar ketukan pintu. Bayu menyuruh Anto untuk mengecek siapa yang datang.
Anto membuka pintu, terlihat office girl yang ditabraknya memberikan surat dari kamar sebelah, Riana. Pelayan itu kemudian pamit. Anto membuka surat itu.
OS SURAT RIANI
Aku merasa kecewa sama kalian semua, aku merasa ujian hanya sebatas bahan untuk pinter-pinteran kita terhadap sahabat sendiri. Tapi setidaknya aku bersukur karena aku tahu siapa aku, yang dari dulu ingin mengatakannya, aku suka sama Miko, tapi sayangnya aku selama ini tolol karena Miko lebih memilih menyimpan perasaannya karena ga enak sama sahabatnya sendiri, yaitu kamu Bayu. Aku pikir dia beda tapi ternyata sama aja, sama brengseknya kayak kamu, Bay. Dia lebih memilih cewe baru itu(Caroline) ketimbang aku. Banyak orang menyukai kamu Bayu, termasuk Clara dan kakaknya itu. Akhirnya itu yang membuat aku sadar dan merasa benci  sama semuanya, benci sama orang yang aku cintai,  jadi kalau aku list  orang yang paling aku benci urutan pertama itu Miko, disusul Ferdi yang selama ini ternyata orang yang udah menjerumuskan Miko dan sekaligus orang yang udah tega menjual pacarnya sendiri ke Anto, disusul Viola yang selalu mengejek aku karena aku mahasiswi miskin, hal serupa juga ia lakukan pada Clara, sampai ia merasa begitu depresi. Begitu juga dengan Nadia yang selalu melecehkannya, ketika Clara masih hidup, kemudian kamu Bayu dan Anto orang yang terakhir dalam kelompok ini yang aku harus benci, kalau aku jadi pembunuh, aku akan bunuh satu persatu, berdasarkan urutan itu, barangkali kamu yang akan ndak aku bunuh, biar menjadi saksi dari pesakitanku kalau Anto, tanpa aku bunuh sekalipun dia akan mati perlahan karena kebiasaannya suka “jajan”. Terakhir Caroline, kakak dari Clara dan juga mantan pacar kamu, Bay. Satu-satunya orang di luar kelompok ini yang paling aku benci, dia seharusnya bisa menjadi tempat Clara menumpahkan segala kesedihannya tapi ke mana dia saat Clara membutuhkannya? Dia malah sedang berada di luar negeri, entah apa yang dilakukannya. Akulah yang memberitahunya bahwa kamulah yang menyebabkan kematian Clara walau secara tidak langsung karena aku ingin liat reaksinya membalaskan dendam adik dan juga sahabatku terhadap mantan pacarnya sendiri. Tapi sampai akhir barulah kutau bahwa ia masih mencintaimu dan tidak tega untuk membunuhmu, ironi memang. Dia tidak mampu membalaskan dendam adiknya karena di satu sisi masih mempunyai rasa kepadamu.
Keduanya bingung.
ANTO
Tak mungkin Rianalah, tak ada pembunuh yang ngasih tahu sebelumnya. Lagipula dia kan jadi korban juga?
Tiba-tiba Anto ingat sesuatu, dia memberitahu Bayu kalau tadi menemukan sebuah anting di kamarnya Nadia, diingatnya ternyata anting itu antingnya Caroline. Bayu terflashback dan yakin kalau itu antingnya Caroline. Bayu tiba-tiba meminta Anto harus ke apartemennya Caroline atau  lapor polisi terlebih dulu, Anto lagi-lagi khawatir kalau lapor polisi, mending kabur menurutnya.
BAYU
Kita laporin ini ke manajer hotel, To.
ANTO
Jangan dululah, lebih baik kita kabur kalau begitu, nanti kita disangka pelakunya.
BAYU
Kan tinggal bilang kalau kita nggak membunuhnya.
ANTO
Nanti dululah setelah pikiran kita tenang, baru kita laporkan itu, karena masalah ini semakin rumit nantinya, lebih baik kita coba tanya ke Caroline dululah, kita samperin ke apartemennya.
BAYU
Yach tak mungkin mengakulah.
ANTO
Kalau ga mau, kita paksa aja, Bay!
Tiba-tiba terdengar suara teleponnya Bayu, Bayu mengangkat telepon, terdengar suara Caroline.
OS CAROLINE
Lepasin..lepasin, elo siapa sih mau bunuh gue,lepasin!!
Tolong!!
Teriakan-teriakan itu membuat Bayu berlari ke luar hotel, hendak melaporkan ke polisi, keduanya berlari ke lobby hotel..
35. EXT/INT. LOBBY HOTEL. PAGI
Cast                : Anto, Bayu
Bayu dan Anto masih terus berusaha mendengar suara-suara Caroline yang hendak dibunuh, hendak dibawa ke manajer hotel sembari minta Anto telepon polisi, pas mau ngomong sama resepsionis, suara itu mati, di tv pas ada breaking news yang memberitakan kematian para aktifis perempuan.


PEMBAWA BERITA DI TV
Kami kembali di sekilas berita, baru saja di apartement mercury Jakarta selatan terjadi pembantaian lima aktifis perempuan sekaligus yang bergerak di bidang hak asasi mengenai transgender dan lesbian. Kematian mereka diduga untuk sementara mengarah pada kelompok-kelopmpok atau jaringan-jaringan yang anti pergerakan mereka, dan pihak kepolisian sudah coba melacak beberapa kelompok di seluruh tanah air  yang terlihat fanatik, dan Caroline, tokoh sentral pegerakan kaum perempuan secara massal sedang diburu media dan para pelaku pembunuhan, kabarnya dari informasi polisi, Caroline menjadi saasaran berikutnya, untuk perkembangan info selanjutknya kami hadirkan di seputar berita, sekian sekilas berita kali ini.
Anto dan Bayu bingung, Bayu hanya menangis dan terdiam.
VO BAYU
Lalu siapa yang ngelakuin? Caroline sendiri lagi dalam kejaran beberapa kelompok, masak sempet-sempetnya dia ngebunuh, apa mungkin Riana?
Anto hanya tertunduk lesu, Bayu hanya terdiam di sofa. Suara hp dari celana Bayu mengagetkan mereka berdua. Kali ini sebuah video yang dikirimkan dari hp Caroline, video tersebut memperlihatkan kesadisan si topeng kera membantai si aktivis kesetaraan gender. Dalam video tampak Caroline yang sudah tidak berdaya terikat dengan kepala yang berdarah-darah, si topeng kera hanya menyuruh Bayu dan Anto untuk datang ke apartemen Caroline kurang dari 30 menit karena jika lebih dari itu maka ia tidak akan menjamin keselamatan Caroline. Mereka berduapun langsung bergegas menuju apartemen yang dimaksud oleh si pelaku. 
36. EXT/INT. APARTEMEN CAROLINE. PAGI/SIANG
Cast                : Anto, Bayu, Imelda, Beberapa Polisi
Hanya perlu waktu sekitar 25 menit untuk mereka berdua sampai di lokasi kejadian, Bayu dan Anto bergegas menuju tower dan lantai di mana Caroline tinggal. Bayu mendengar suara Caroline sudah terkulai lemas, melihat pintu yang tidak terkunci Anto dan Bayu langsung mendobraknya. Anto sudah menyiapkan pisau lipat sebagai persiapan jikalau harus menghadapi pelaku tetapi begitu dibuka yang mereka dapati hanya sebuah papan yang ujungnya diikatkan pisau dan sudah menancap di tubuh Caroline. Imelda yang baru saja datang untuk mengantar keberangkatan Caroline menuju Jakarta, tidak mengetahui kejadian tersebut dibuat terkejut ketika melihat keberadaan Anto dan Bayu di apartemen sepupunya, ia tidak percaya dengan yang dilihatnya. Iapun segera menelpon petugas keamanan dan meminta kedua orang tersebut untuk ditangkap. Anto dan Bayu pun ditangkap polisi karena dianggap sebagai pembunuh Caroline.
37. EXT. KORIDOR. STASIUN SIANG/SORE
Cast                : Riana, masyarakat, petugas keamanan stasiun
Riana yang terlihat gamang berjalan di antara keramaian orang-orang yang berada di stasiun. Akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke Yogyakarta dan melupakan semua kenangan buruk yang terjadi.
THE END

Friday, February 14, 2014

Malam tak Berujung Bagi Bayu (scene 11-20)


11. EXT. JALAN. KHAS CIREBON. SORE/MALAM
Cast                : Bayu, Sepasang lesbian.
Bayu  berjalan pelan-pelan dengan rasa kebingungan, kemudian duduk, berdiri, duduk lagi, bingung, gelisah, montage to montage hingga malam.
Bayu tengah melamun, tak lama kemudian melihat sepasang gadis yang berpegangan tangan, saling merangkul bahunya di tengah beberapa orang yang melintas. Ingatannya mengenai Clara mulai kembali muncul.
Bayu merasa sedih dan sesekali menyeka matanya yang mulai berkaca-kaca.
12. EXT. KORIDOR. KAMAR BAYU/ANTO. HOTEL. CIREBON. MALAM
Cast                : Bayu, Caroline, Imelda.
Bayu bergegas cepat menuju kamarnya, hendak mau masuk, sebuah pisau inframe ke lehernya, baru kita ketahui shot berikutnya, Caroline & Imelda, Caroline dengan cepat menusuk pahanya, kemudian dimasukkan ke dalam kamar depannya.

13. INT. KAMAR CAROLINE/IMELDA. HOTEL. CIREBON. MALAM
Cast                : Bayu, Caroline, Imelda.
Caroline dan Imelda menarik cepat Bayu ke ranjang, kemudian Bayu yang terlihat kesakitan diikatnya dengan erat.
CAROLINE
Aku nggak nyangka ya bisa ketemu kamu lagi, bertahun-tahun aku nyari-nyari kamu kayak orang gila, sekarang aku ketemu kamu lagi, pernah nggak kamu ngerasain gimana kecewanya aku? Gimana sakitnya aku? Gimana bodohnya aku sampai aku membiarkan Clara jatuh cinta sama kamu? Pernah ngebayang nggak kalau Clara pernah gugurin kandungan gara-gara dia nggak mau punya anak dari ayahnya selain kamu, kamu kebayang nggak?
Caroline menamparkan dengan keras, Imelda juga menamparnya.
IMELDA
Kamu pernah ngerasain nggak sih Bay, gimana sakitnya seorang adik begitu tahu kalau kakaknya juga kamu rasain tubuhnya, anjing emang kamu ya!
CAROLINE
[ Menangis ] Kamu pernah ngebayangin setelah kamu ngilang nggak jelas, baru aku tahu kalo Clara, adikku satu-satunya juga hamil, untung orang tua aku nggak tahu, kalau nggak kamu mati Bay, Clara perlu kamu saat itu Bay, bahkan mungkin sampek hari ini…
CAROLINE
[Cont.]
Kamu tahu, kenapa aku melakukan semua  ini sekarang, karena aku sudah nggak mau ada Clara-Clara lain yang menjadi korban seperti adikku, bajingan kamu Bay!
CAROLINE
[Cont.]
Klo saat itu, aku tahu bahwa orang yang dekat dengan Clara adalah kamu sudah pasti akan kularang dia!

Bayu hanya terdiam sedih, karena mau ngomong selalu kesamber sama Caroline dan Imelda. Tiba-tiba Imelda memukulnya dengan keras, hape Caroline bunyi, terlihat wajahnya Caroline makin sedih [seolah-olah mendengarkan kabarnya sang ibu makin sakit parah]
CAROLINE
Kita pergi sekarang Mel.
[ Bay ] Urusan kita belum selesai Bay, aku sudah  tahu nomer telepon kamu dan aku nggak segen-segen akan bunuh kamu atau orang-orang yang sayang sama kamu.

Imelda masih mau menghantam, Caroline segera menariknya, keduanya keluar kamar,  Imelda sembari mengumpat anjing, Bayu hanya berusaha melepaskan ikatannya sampai terlepas, Bayu hanya termenung sejenak, kemudian terdiam dengan tatapan kosong.
14. EXT/INT. KAMAR BAYU/ANTO. HOTEL. CIREBON. MALAM
Cast                : Bayu, Viola, Nadia, Anto.
Bayu terlihat sedih sembari menahan rasa sakit masuk ke dalam kamarnya, Bayu kaget sekaligus kesal sama Anto, karena Anto terlihat melakukan hubungan sama Viola dan Nadia, Anto yang terlihat telanjang Dada, berpelukan sama Nadia dalam kondisi duduk di sisi ranjang, Nadia pun juga terlihat hanya memakai you can see dan hot pant warna hitam, saat Bayu masuk, keduanya langsung terlihat berciuman, Bayu makin kesal karena keintiman itu semakin terlihat panas, tampak di sebelahnya Viola sedang tertidur memakai kemeja panjang putih, terlihat tak lagi terkancing tetapi masih mengenakan bra.
BAYU
Gila kalian ya kamar ini bukan buat mesum, gue pingin istirahat kalian enak-enakan ya, bajingan kalian ya!!
BAYU
 [Cont.]
Lagipula kalian itu pacarnya Ferdi dan Miko, lo juga tau itukan Nto?!

Bayu hendak menarik Viola & Nadia, Anto terus berusaha menariknya bagaimana caranya supaya Viola dan Nadia terhindar dari amukan Bayu.
ANTO
Pergi dulu kalian dari sini.
Bayu semakin berusaha mengejar Viola dan Nadia yang tergesa-gesa memakai pakaian, Viola mengancingkan kemejanya, sementara Nadia memakai cardigannya.

BAYU
Eh, mau ke mana kalian! Jangan kabur yeh!
 [ Anton ]  Lo tau engga, perbuatan lo ini bisa merusak persahabatan kita?
ANTO
[ Sinis ] Emang aku peduli, hah? Aku kan sudah bilang jujur sama kau, aku ingin merasakan si cabe rawit ini.
Bayu terus berusaha menarik, Viola hampir tertangkap oleh tangan Bayu, Anto berusaha menariknya kembali, Anto terus mendesak.
ANTO
Kau gila kali ya? Kau itu tak pantas nyakitin Viola sama Nadia, mereka itu perempuan Bay! Macam mana kau ini? Kau jahat betul, tak kira kau kayak begini!
BAYU
[Marah] Lo yang gila! Lo yang ga tau malu!
Mereka ini cewenya sahabat lo sendiri, Ferdi dan Miko Nto!
ANTO
[Tertawa sinis] Peduli banget aku sama mereka, asal kau tau ya Bay! Ferdi sendiri yang jual Viola ke aku, klo si culun Miko, dia sih hanya pelarian Nadia aja. Itu semua juga karena kau Bay!
BAYU
[Semakin emosi] Maksud lo apaan, Nto?
ANTO
[Terlihat berakting kaget] Alamak… Macam mana kau ini! Kau itu pura-pura bodoh atau memang bodoh beneran sih? Dari dulu aku sudah bisa liat klo mereka berdua ini emang cinta dengan kau Bay! Kau saja yang kurang peka!
Kau udah nyakitin hatinya mereka, kau berikan harapan tapi kau campakkan mereka!

Viola dan Nadia hanya menundukkan kepala saja.
BAYU
[Kaget] Engga, ga mungkin..
Kalian itu udah lama jadian dengan Ferdi dan Miko, semua orang juga tau itu kok.
VIOLA
[Berbicara perlahan dan pelan]
Iya, itu semua kita lakuin biar kita bisa selalu dekat dan akrab dengan kamu, Bay. Karena kita ga mau jauh dari kamu.
BAYU
[Kaget, seolah tidak percaya]
Emang apa kurangnya Ferdi dan Miko? Salah apa mereka sama kalian?
VIOLA
Klo gue sama Ferdi, kita hanya untuk seneng-seneng aja. Klo Nadia, dia hanya kedok aja pacaran sama Miko. Alasannya ya karena Miko itukan sahabat lo, Bay!
[cont.]
Emang sih, mereka ga ada salah sama kita. Tapi klo lo tanya ke gue apa kurangnya mereka dibanding lo, ya jelas bedalah! Lo buat kita itu sempurna banget bahkan gue sama Nadia sampai cinta mati ama lo.
ANTO
Aku sudah tahu Bay, setelah denger curhatan Viola, aku yang saranin ke mereka supaya diam-diam buntutin kau selama ini, sayangnya kita tahu kau itu masih cinta dengan Riana dan terjebak dosa masa lalu atas Clara.
Aku yang suruh mereka agar pacaran saja dengan Ferdi dan Miko, sambil berharap siapa tau suatu hari hati kau terbuka untuk mereka. Lagipula si Ferdipun tidak keberatan dan setuju saja tapi si culun Miko.. hahaha.. dia sih ga perlu tau.
NADIA
Makanya kita pegang kunci kamarnya, yach karena dari Anto, mau dari siapa lagi, dari resepsionist, nggak mungkin kali! Sebelum kita kesini, kita memang kontak Anto dan Ferdi untuk mengutarakan niat ini. Anto dan Ferdipun setuju karena memang hanya untuk have fun dari awalnya, emang kita agak sakit hati karena elo pernah campakin kita, makanya sengaja kita berakting gini. Cuma mau liat reaksi lo aja!
Bayu marah dan hendak memukul Anto, Anto pun berlari di seputar kamar, namun Nadia dan Viola berusaha menahan, justru keduanya menjadi korban terjangan Bayu karena merasa dikerjain, Bayu terus berlari, mengejar hingga Bayu merasa kelelahan.
15. INT. KAMAR MIKO/FERDI. HOTEL. CIREBON.  MALAM
Cast                : Miko, Ferdi, Riana.
Miko hendak berjalan menuju kamar Nadia dan Viola, Ferdi tampak hendak menemani
MIKO
Aku ndak bisa..
FERDI
[Bingung]
Ndak bisa apa, Mik?
MIKO
Aku ndak bisa begini terus, kita selesaikan ini Fer.
Aku ndak bisa ngelanjutin hubungan yang seperti ini terus. Rasanya udah capek aku!
Ferdi bingung dan heran.


MIKO
Aku punya pacar tapi berasa ndak punya, setiap aku perlu tapi dia ga pernah ada. Sebenarnya aku ini dianggap apa sih sama Nadia? Kok aku merasa lebih nyaman kalau berada di dekat Caroline?
Ferdi makin keheranan.
FERDI
Caroline? Ah jangan bilang kalau kamu sudah mulai jatuh cinta dengan dia?
MIKO
[Tersenyum dengan muka memerah] Sebenernya aku mulai jatuh cinta dengan dia sejak pertama kali ketemu.
FERDI
Becanda aja kamu!
MIKO
Enggak, aku beneran. Aku serius suka dengan dia. Entah kenapa aku merasakan hal yang sama saat berada di dekat Riana tapi tidak halnya saat bersama dengan Nadia. Aku harus minta maaf dengan Nadia dan Riana
FERDI
Riana?
MIKO
Aku selama ini tau kalau Riana diam-diam menyukai aku, di kota ini sebenernya dia mau ngungkapin perasaannya tanpa pernah tau kalau sebenarnya Bayu juga suka  sama dia, karena Bayulah aku memilih mundur. Meski sebenernya aku juga menyukainya tapi aku memilih mengalah dan mencintai Riana dalam diam.
Aku pikir inilah jalan yang terbaik, kami tetap bisa dekat dan mungkin hubungan dan cinta ini tidak akan berakhir lagipula jika aku tetap memaksa bersaing dengan Bayu aku juga ndak mungkin menanglah!
[cont.]
Temen-temen semua di sini juga hanya pura-pura kok, iya kan? Aku yakin semua sedang berbohong sekarang. Ada yang sedang kalian sembunyikan tapi aku ndak tau apa itu. Kita di sini hanya orang-orang yang mempunyai agenda masing-masing dan siap menikam teman kapan sajakan?
Ferdi hanya terdiam.
MIKO
Sekali lagi aku tanya, semua yang baru saja aku katakan benarkan?
Ferdi yang tadinya hanya tertunduk diam dan tidak berkata sepatahpun, sedikit emosi sekaligus malu karena semua kedoknya mulai terkuak oleh sang sahabat. Wajahnya masih tertunduk tapi tangannya sudah mengepal menandakan bahwa emosinya sudah naik.
16. INT. KAMAR BAYU/ANTO. HOTEL. CIREBON. MALAM
Cast                : Bayu, Viola.
Bayu hanya terdiam, tegang tapi sedikit senang. Pikiran liarnya mulai muncul apalagi tampak Viona berada di sebelahnya membukakan kaosnya pelan-pelan, sembari bicara.
VIOLA
[ Merayu ] Kita harus mengakhirinya. Seperti biasa, Bay.. Oia ngomong-ngomong siapa pacar kamu sekarang? Ga bisa jawab ya? Kenapa?
[Cont.] atau kamu bingung mau jawab siapa saking banyaknya perempuan yang sudah kamu tiduri? Aku juga rela kok seperti yang lain, asal itu demi kamu. Aku mau melakukan apapun yang kamu minta karena sampai saat ini rasa cinta aku masih ada buat kamu.
Bayu merasa gugup karena sudah lama ia tidak melakukannya, ia memutuskan untuk tobat setelah mengetahui peristiwa yang menimpa Clara. Memorinya mengenai Clara semakin terkuak, merasa bahwa dosa-dosanya di masa lalu sulit untuk diampuni.
17. INT. KAMAR VIOLA/NADIA. HOTEL. CIREBON. MALAM
Cast                : Nadia, Anto.
Nadia terlihat ingin melepas pakaian dan menuju tempat tidur, terlihat juga Anto telanjang dada sudah di atas ranjang, berusaha memanggil Nadia.
NADIA
Gue pingin malam ini akhir dari semuanya, malam ini akhir kita seperti binatang, bersenang-senang tanpa memikirkan perasaan pacar masing-masing, selalu bermain dalam situasi apapun tanpa gunain rasa, gue berharap Viola bisa menaklukan hatinya Bayu, dan gue bahagia kalau Viola bisa menghilangkan luka lamanya, gue ikhlas kalau dia yang jadi pacarnya Bayu, kita akhiri rasa sakit ini semuanya, To.
18. INT. KAMAR BAYU/ANTO. HOTEL. CIREBON. MALAM
Cast                : Bayu, Viola.
Viola hendak membuka bajunya, Bayu langsung menggenggam tangannya Viola dan berusaha mencegahnya.
BAYU
[Mencegah dan berusaha meyakinkan]
Jangan, Vi. Jangan buat dosa gue semakin banyak. Gue udah mau berubah, tolong dimengerti!
VIOLA
Heh, Bay! Lo ga usah muna deh! Gue tau udah banyak kan cewe yang lo tiduri dan gara-gara lo juga Clara…
BAYU
[Memotong pembicaraan]
Cewe jalang! Tau apa lo soal Clara!
[Menjambak rambut Viola]
VIOLA
[Berusaha melepaskan rambutnya yang dijambak Bayu]
Ampun, Bay. Ampun, Arghhh….!!!
BAYU
[Melepas jambakannya] Pergi lo dari kamar gue, Cih!
Viola keluar dari kamar. Bayu masih terlihat kesal dengan Viola dan terus mengumpat.
19. INT. KAMAR FERDI/MIKO. HOTEL. CIREBON. MALAM
Cast                : Ferdi, Miko, Riana.
Ferdi yang daritadi sudah berusaha menahan amarahnya, akhirnya sudah tidak terbendung lagi. Ferdi menarik dan menghebuskan nafas, lalu memandang ke arah Miko.
FERDI
Akhirnya si culun ini tau juga, sejak kapan? Udah lama?
[Menarik baju Miko]
Ferdi menarik dan menyudutkannya ke tembok. Keduanya saling tatap bagaikan musuh lama yang kembali bertemu, Miko yang awalnya hanya diam saja akhirnya berusaha untuk melawan tapi karena terpojok Miko jadi sulit menggunakan tangannya dan akhirnya menendang Ferdi menggunakan lututnya. Ferdipun jatuh tersungkur, tidak menyangka kalau Miko akan melawan. Terlalu focus berantem menjadikan mereka tidak menyadari kedatangan Riana. Bahkan teriakan dan tangisan Rianapun tidak dianggap.
RIANA
[Terduduk dan berteriak]
Stoooop!
Aku sudah dengar semuanya! Apa itu benar Miko?

MIKO
[Terdiam membisu]
RIANA
Kenapa, kok diam Mik? Gila yah! Aku ndak nyangka, kaget aku dengernya, Mik. Aku kira kamu beda sama Bayu tapi sama aja, sama-sama playboy! Tadinya aku berharap lebih dari kamu, dan bodohnya aku sudah buta karena ndak sempat ngeliat sosok kamu, Mik. Kita udah lama kenal tapi kamu malah lebih memilih Caroline?
[Cont.] Aku bingung mendengar ini semua karena aku ndak tahu apa yang harus aku lakukan setelah sekian lama aku memendam perasaan kepadamu. Aku nyesel Mik, padahal aku sangat.. sangat sayang sama kamu tapi segitu mudahnya kamu terpikat dengan Caroline yang baru saja kamu kenal!
Miko merasa bersalah. Ia ingin memeluk Riana, belum sempat dipeluknya tapi Riana sudah lebih dahulu lari meninggalkan kamar Miko dan Ferdi. Mikopun mengejarnya.
20. EXT. KORIDOR. KAMAR RIANA. HOTEL. CIREBON.  MALAM
Cast                : Ferdi, Miko, Riana.
Riana berlari, Miko mengejar, Miko berusaha memanggil, Riana tetep berlari sekenceng-kencengnya. Riana masuk ke dalam kamar, Miko berusaha mengetuk pintu.
MIKO
[ Teriak ]
Riana..Riana, buka pintunya.